Langsung ke konten utama

I Learn Something


Oleh : Ayu Shita 

Setelah baca pengalaman dari kak gita, gue jg punya pengalaman yg sama. Dulu gue punya temen yang jago banget desain, gue selalu ngejudge dia. Karena menurut gue, desain gue lebih bagus. Sampai-sampai setiap dia desain aku sibuk banget ngecibirin dia. Aku gak tau si kenapa sejahat itu dulu. salah satu kompetisi desain dia ikut dan aku masih ngecibir aja. "pasti gak bakalan menang lah gila, desain kek gitu". Temen aku yg satu ini emang anaknya aktif dan seneng banget sama desain, tiap hari dia update skill baru yang ad di dunia desain / art dll. Setiap hari dia gak kenal lelah untuk promosiin desain2 nya di platfrom untuk desain. hingga desain dia sekarang banyak klien dan pokoknya keren banget lah. Disini aku mencoba merenungkan sesuatu, ketika aku sibuk nyibirin dia, dia selalu upgrade skill dia hingga dia berhasil sampe sekarang. Sementara aku , aku nyesel banget saat itu. Kenapa aku sibuk mencibir orang hingga lupa aku mungkin bisa seperti itu.
but i get something , A day i learn bener kata mba gita,  bahwa Ketika kita  sibuk mencibir, mencaci, Setelah baca pengalaman dari kak gita, aku jg punya pengalaman yg sama. Dulu aku punya temen yang jago banget desain, aku selalu ngejudge dia. Karena menurut aku, desain aku lebih bagus. Sampai-sampai setiap dia desain aku sibuk banget ngecibirin dia. Aku gak tau si kenapa sejahat itu dulu. salah satu kompetisi desain dia ikut dan aku masih ngecibir aja. "pasti gak bakalan menang lah gila, desain kek gitu". Temen aku yg satu ini emang anaknya aktif dan seneng banget sama desain, tiap hari dia update skill baru yang ad di dunia desain / art dll. Setiap hari dia gak kenal lelah untuk promosiin desain2 nya di platfrom untuk desain. hingga desain dia sekarang banyak klien dan pokoknya keren banget lah. Disini aku mencoba merenungkan sesuatu, ketika aku sibuk nyibirin dia, dia selalu upgrade skill dia hingga dia berhasil sampe sekarang. Sementara aku , aku nyesel banget saat itu. Kenapa aku sibuk mencibir orang hingga lupa aku mungkin bisa seperti itu.
but i get something , A day i learn bener kata mba gita,  bahwa Ketika kita  sibuk mencibir, mencaci, menghina, dan apapun itu, orang yg kita cibir sementara orang itu mungkin lagi hardworking their asses off to get a better life. Pada akhirnya mereka makin kaya dan kita makin miskin. 
Kita g pernah tau men usaha orang, maka jangan pernah mencibir orang tersebut. Apalagi menyepelekan karya orang, yang terpenting rezeki sudah ada yang mengatur. .
.
.
Salam ♥️
Inspirasi dari @gitasav.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Work From Home #KerjaDitengahPandemi

Selamat datang di blogger ku. Jujur, aku lagi santai dan mencari inspirasi untuk menulis,  eh ketemu tentang "selama dirumah aja emang ngapain si?".  Ini adalah tulisanku yang ke - 6 setelah aku membatalkan project besar kompetisi blogger karena waktu yang tidak memungkinkan.  Nyesel banget, tahu informasi bener-bener telat. But it's okey keknya emang bukan rejekinya.  Hari ini mau share aja pengalaman selama dirumah tapi menghasilkan. Alhamdulillah.  Kemarin, banyak sekali pertanyaan yang masuk ke akun media sosial ku terutama whatshaap. Gak jarang dari temen-temen pengen tau?  # CiyahKeppo :v "Kamu ngapain aja emang dirumah kek gini?". "Kerja si, jangan bucin terus". (Padahal tipe orang yang privasi banget kalo soal hubungan😃) Haha, lucu-lucu dan beberapa dari mereka ada salah satu pertanyaan menarik yang mampir ke kolom chat.  "Kamu kerja dimana sekarang?".  Well, mendengar kata kerja dimana itu ada kek semacam bumbu sakit gitu, karena...

Hallo, Manusia Es Batu.

  Hallo, Manusia Es Batu. Mulai dari mana ya, bingung. Ini adalah cerita pendek romansa yang aku buat sendiri untuk konten isi bloggerku . Jujur agak deg-deg kan ya! karena ini terinspirasi dari kisah aku sendiri. Bentar! Kenapa Manusia Es Batu? Coba kenapa? Hehe. Jadi manusia es batu ini bukan dari kutub utara ya! dan bukan juga terbuat dari es batu juga! Sifatnya yang kaya es batu kadang pengen ku makan sampai habis. Haha. Langsung saja aku yakin kamu juga kepo namanya! Jadi namanya Mas Ian.   Panggilan mas emang selalu hangat didengar. Mas ku ini agak unik ya, selain itu dia juga agak absurd. Bertemu dengan dia tepat saat aku masih masuk dunia perkuliahan awal-awal. Orangnya tinggi, besar seperti Giant! Tapi gak kaya titan si. Cuman agak dingin! Kaya es!. Jadi, pertemuan kita diawali dengan peristiwa flashdisk yang sampai saat ini terngiang-ngiang di kepala. Gara-gara seonggok flashdisk dan bujuk rayunya aku jadi benci banget sama dia. Setiap bertemu dengan mas sela...

HENING

Karya : S Rahayu Waktu itu, hujan begitu lebat sekali. Sampai-sampai aku terjebak dalam ruangan Cafe yang aku kira sudah sepi pengunjung.  Dengan disertai chat yang tidak dibalas serta kobaran kilat yang semakin mendukung keheningan malam itu.  Kukira cafe ini benar-benar tidak ada orang satupun tapi ternyata dugaan ku salah.  Ketika aku selesai memandangi handphone dengan harapan ada balasan dari orang yang "kuanggap spesial." Di ujung koridor cafe ada satu pasangan yang begitu hening.  Sepertinya mereka sedang bertengkar. Kucoba pandangi mereka yang sedang saling diam. Saling menatap dengan sangat fokus. Aku mencoba menerka-nerka mereka pasti ada dalam hubungan yang ingin kandas seperti aku.  Mereka saling memandang tapi tatapannya tidak mengatakan kalau mereka saling benci.  Jadi aku semakin yakin pasti ada sesuatu yang besar dari tatapan dan keheningan itu. Gerakan tangan yang tidak biasa dan tidak disertai dengan omongan.  Sumpah benar-benar sunyi...